NMAX Connected ABS & Standard Gen 2
Selalu gunakan spare part Yamaha yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Yamaha NMAX varian All New NMAX 155 Connected (Gen 2) tahun 2020 - 2024.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada All New NMAX 155 Connected (Gen 2):
Masalah Transmisi (CVT) All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Ini penyakit umum karena debu atau kampas ganda yang licin. Solusinya, bongkar bak CVT, lalu bersihkan seluruh komponen menggunakan brake cleaner. Jika masih gredek, lakukan 'kartel' atau pantek ulang kampas ganda ke bengkel spesialis, atau ganti dengan kampas ganda aftermarket yang punya material lebih gigit agar tidak selip di mangkok gandanya.
Masalah Kelistrikan All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Modul Y-Connect yang selalu mencari sinyal Bluetooth dan fitur alarm sering membuat daya aki tersedot meski kunci kontak off. Solusinya, rajin gunakan charger aki eksternal jika motor didiamkan lebih dari 3 hari. Jika aki sudah drop di bawah 12V, segera ganti dengan aki yang punya ampere lebih besar (minimal 6Ah atau 7Ah) agar suplai listrik lebih stabil.
Masalah Mesin All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Biasanya disebabkan oleh setelan klep yang sudah longgar atau tensioner keteng yang lemah. Coba cek setelan klep ke bengkel resmi dengan clearance yang sesuai spesifikasi. Jika masih bunyi, ganti tensioner dengan versi yang lebih awet atau gunakan tensioner manual agar tekanan ke rantai keteng tetap terjaga dan suara mesin kembali halus.
Masalah Suspensi All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Shock standar bawaan memang cenderung keras untuk mengejar kestabilan saat kecepatan tinggi. Solusi paling efektif adalah mengganti shock dengan produk aftermarket yang memiliki fitur pre-load atau rebound yang bisa disetel. Jika ingin hemat, bisa gunakan oli shock dengan viskositas yang lebih encer atau ganti per shock yang lebih empuk.
Masalah Sistem Pendingin All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Pastikan tutup radiator dalam kondisi prima karena karetnya sering getas. Periksa juga apakah ada kebocoran pada selang-selang penghubung. Jika air masuk ke ruang bakar (biasanya ditandai asap putih tebal), segera lakukan pengecekan pada paking head atau seal water pump. Ganti dengan coolant berkualitas tinggi secara berkala tiap 10.000-12.000 km.
Masalah Pengereman All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Ini biasanya disebabkan adanya udara palsu (angin palsu) di dalam sistem hidrolik atau kampas rem yang sudah aus tidak rata. Lakukan bleeding (kuras minyak rem) untuk membuang gelembung udara di dalam selang. Pastikan juga piston kaliper dibersihkan dari debu agar tidak macet, dan ganti kampas rem dengan kualitas original agar gigitan ke piringan tetap pakem.
Masalah Kelistrikan All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Embun terjadi karena seal kaca mika tidak rapat sempurna atau lubang sirkulasi udara tertutup kotoran. Solusinya, buka casing speedometer, bersihkan embun, lalu pastikan seal karet dipasang ulang dengan benar. Jika ingin permanen, gunakan silica gel kecil di dalam modul atau beri sedikit sealent pada sambungan mika agar air tidak bisa masuk kembali.
Masalah Mesin All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Biasanya sensor Idle Speed Control (ISC) kotor atau throttle body (TB) yang penuh kerak karbon. Solusinya adalah melakukan pembersihan rutin pada throttle body menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner). Lakukan reset ECU atau reset sensor ISC melalui alat diagnostik di bengkel resmi agar stasioner motor kembali normal di angka 1.500-1.600 RPM.
Masalah Transmisi (CVT) All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Suara kasar biasanya datang dari bearing (laher) transmisi atau roller yang sudah peyang (kotak). Bongkar CVT, cek kondisi roller, jika sudah tidak bulat sempurna segera ganti satu set. Jika suara tetap ada, kemungkinan bearing rasio sudah aus, lakukan penggantian bearing dengan yang baru untuk menghilangkan suara mendengung/ngorok.
Masalah Body/Eksterior All New NMAX 155 Connected (Gen 2)
Solusi: Baut bawaan pabrik seringkali getar karena kurang kencang atau karet peredam baut sudah tipis. Solusinya, ganti baut bodi dengan baut stainless yang dilengkapi ring karet tambahan. Jika ingin lebih rapi, beri sedikit double tape busa atau karet ban bekas di titik pertemuan antar bodi untuk meredam getaran saat mesin menyala.
