Fazzio Neo & Lux Hybrid
Selalu gunakan spare part Yamaha yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Yamaha Grand Filano & Fazzio varian Fazzio Hybrid-Connected tahun 2022 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Fazzio Hybrid-Connected:
Masalah Mesin & Performa Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh tumpukan karbon pada throttle body atau sensor ISC (Idle Speed Control) yang kotor. Langkah pertama, lakukan pembersihan throttle body menggunakan cairan cleaner khusus. Jika belum membaik, lakukan reset ECM (Engine Control Module) melalui bengkel resmi menggunakan alat Yamaha Diagnostic Tool agar parameter pembakaran kembali ke setelan pabrik.
Masalah Transmisi Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Masalah ini umum terjadi karena debu kampas ganda yang menumpuk di dalam rumah kopling. Solusinya adalah membongkar blok CVT, membersihkan sisa debu dengan kompresor udara, dan mengampelas ringan bagian kampas ganda serta rumah kopling (outer comp) agar cengkeramannya lebih optimal. Jika gredek masih parah, pertimbangkan mengganti per CVT dengan yang lebih keras atau aplikasi kampas ganda aftermarket.
Masalah Kelistrikan Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Pastikan aplikasi Y-Connect di smartphone sudah versi terbaru. Jika masih putus, lakukan 'forget device' pada pengaturan Bluetooth ponsel, kemudian restart Bluetooth. Selain itu, pastikan posisi ponsel tidak terlalu jauh dari unit CCU (Communication Control Unit) di motor saat proses sinkronisasi. Jika tetap gagal, kemungkinan ada gangguan pada modul CCU yang perlu dicek teknisi resmi untuk update firmware.
Masalah Kelestrikan Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Fazzio memiliki fitur Hybrid dan banyak sensor kelistrikan, sehingga konsumsi daya cukup tinggi. Pastikan tidak menambah aksesori kelistrikan (seperti lampu tambahan atau klakson variasi) tanpa relay atau voltase yang memadai. Jika aki sudah drop di bawah 12,4 volt, segera lakukan pengecasan ulang (recharge). Jika sering terjadi meski tidak ada aksesori tambahan, cek sistem pengisian (spul dan kiprok) di bengkel resmi.
Masalah Pengereman Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Bunyi berdecit biasanya disebabkan oleh debu yang menempel di antara kampas rem dan piringan cakram (disc brake). Bersihkan piringan menggunakan brake cleaner. Jika bunyi tetap ada, amplas tipis permukaan kampas rem untuk membuang lapisan yang mengeras (glazing). Jika kampas sudah tipis, sangat disarankan untuk segera menggantinya dengan part original agar piringan tidak termakan.
Masalah Suspensi Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Karakter bawaan Fazzio memang dirancang agak keras agar stabil di kecepatan tinggi. Jika terasa terlalu mengganggu, solusinya adalah mengganti shockbreaker belakang dengan produk aftermarket yang memiliki fitur 'preload adjustment' atau 'damping adjustment'. Dengan pengaturan ini, kamu bisa menyesuaikan tingkat kelembutan suspensi sesuai dengan beban pengendara dan kondisi jalan.
Masalah Bodi & Kerangka Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Hal ini sering terjadi karena klem plastik atau baut bodi yang kendur akibat getaran mesin. Cek dan kencangkan semua baut bodi yang terlihat. Jika masih berbunyi, tambahkan double tape foam atau karet peredam di titik sambungan bodi yang beradu untuk meredam getaran. Pastikan juga posisi kabel di balik bodi depan sudah terikat rapi dengan kabel tis agar tidak beradu dengan plastik bodi.
Masalah Sistem Pendingin Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Fazzio menggunakan sistem pendingin udara (air-cooled). Pastikan sirip-sirip pada blok silinder tidak tertutup kotoran atau lumpur. Selalu gunakan oli dengan spesifikasi yang disarankan oleh Yamaha (Yamalube Super Matic) dan ganti tepat waktu setiap 2.000-3.000 km. Hindari menggeber mesin secara ekstrem saat motor berhenti dalam waktu lama di tengah kemacetan.
Masalah Transmisi Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Biasanya ini disebabkan oleh roller CVT yang sudah mulai peyang atau aus. Lakukan pengecekan pada set CVT setiap 8.000-10.000 km. Jika roller sudah tidak bulat, segera ganti dengan bobot standar atau sesuai kebutuhan (jika ingin akselerasi lebih responsif). Pastikan juga kondisi v-belt tidak retak atau melar, karena belt yang sudah melar akan membuat tenaga mesin tersalurkan tidak maksimal.
Masalah Kelistrikan Fazzio Hybrid-Connected
Solusi: Sistem SSS hanya akan aktif jika suhu mesin sudah mencapai suhu kerja ideal, baterai dalam kondisi penuh, dan motor sudah menempuh kecepatan tertentu (>10 km/jam). Jika fitur sudah diaktifkan di switch setang tapi tidak mau 'off' di lampu merah, periksa voltase aki. Jika aki lemah, sistem SSS akan menonaktifkan diri sendiri secara otomatis untuk menghemat daya. Jika aki sehat namun tetap tidak aktif, cek sensor suhu mesin ke bengkel resmi.
