Gear 125 Standard & S-Version
Selalu gunakan spare part Yamaha yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Yamaha Fazzio & Gear 125 varian Gear 125 tahun 2020 - 2026.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Gear 125:
Masalah Mesin Gear 125
Solusi: Masalah ini biasanya disebabkan oleh tumpukan karbon di throttle body atau sensor ISC yang kotor. Langkah pertama adalah melakukan pembersihan throttle body menggunakan cairan khusus (injector cleaner). Jika masih brebet, lakukan reset ECM melalui alat diagnostic (Yamaha Diagnostic Tool) untuk mengembalikan settingan idle ke posisi standar pabrik. Pastikan juga tekanan fuel pump normal di angka 40-42 psi.
Masalah Transmisi Gear 125
Solusi: Suara berdecit umumnya berasal dari debu yang menumpuk di rumah kopling ganda. Solusinya adalah membongkar blok CVT, lalu bersihkan seluruh komponen menggunakan kompresor angin atau brake cleaner. Jika kampas ganda sudah mengkilap (glazing), amplas sedikit permukaannya menggunakan amplas kasar agar cengkeraman ke mangkok ganda kembali maksimal.
Masalah Kelistrikan Gear 125
Solusi: Cek tegangan aki terlebih dahulu, pastikan berada di atas 12,4 volt. Jika aki normal, periksa tombol starter (switch) yang sering berjamur karena terkena air hujan. Bersihkan terminal tombol dengan cairan contact cleaner. Jika masih macet, periksa kondisi relay starter (bendik), jika terdengar bunyi 'cetek-cetek' tapi mesin tidak berputar, kemungkinan besar bendik sudah lemah dan harus diganti.
Masalah Pengereman Gear 125
Solusi: Biasanya ada udara palsu (angin palsu) di dalam selang rem atau kampas rem sudah menipis. Lakukan proses 'bleeding' atau pengurasan minyak rem lama dengan yang baru untuk membuang udara terjebak. Jika handel masih terasa dalam, periksa ketebalan kampas rem; jika sudah di bawah batas minimal, segera ganti dengan part original agar piringan cakram tidak tergores.
Masalah Suspensi Gear 125
Solusi: Karakter suspensi Gear 125 memang agak stiff. Jika terasa terlalu keras, kurangi takaran oli sok depan sekitar 5-10ml dari standar pabrik atau ganti dengan oli yang memiliki tingkat kekentalan (viskositas) lebih rendah. Jika sering mentok, ganti seal sok yang sudah bocor dan periksa kondisi per sok, apakah sudah lemah atau perlu ditambahkan spacer/ganjelan tambahan.
Masalah Mesin Gear 125
Solusi: Gear 125 menggunakan mesin Blue Core yang efisien, jika oli berkurang drastis, biasanya karena seal klep mulai bocor atau ring piston mulai lemah akibat pemakaian jangka panjang. Cek apakah ada asap putih tipis dari knalpot. Jika ada, lakukan turun mesin bagian atas (top overhaul) untuk mengganti seal klep dan skir klep. Selalu gunakan oli dengan spesifikasi SAE 10W-40 sesuai rekomendasi manual book.
Masalah Kelengkapan Bodi Gear 125
Solusi: Masalah ini wajar karena usia pemakaian yang membuat klip bodi longgar. Identifikasi bagian bodi yang getar, kemudian pasang double tape busa atau karet tambahan di antara celah sambungan plastik. Pastikan semua baut pengikat kencang. Jika klip bodi sudah patah, disarankan mengganti klip tersebut dengan yang baru agar bodi kembali presisi.
Masalah Kelistrikan Gear 125
Solusi: Sistem kelistrikan Gear 125 sudah Full-DC. Jika lampu redup, kemungkinan besar kiprok (regulator) mulai bermasalah dalam menstabilkan arus ke lampu. Cek voltase output kiprok menggunakan multitester saat mesin idle dan digas (RPM tinggi). Jika voltase tidak stabil atau di bawah 13V, segera ganti kiprok dengan part original untuk menghindari kerusakan pada chip LED lampu depan.
Masalah Mesin Gear 125
Solusi: Suara klotok-klotok ini seringkali disebabkan oleh celah klep yang terlalu longgar. Lakukan penyetelan ulang celah klep (valve clearance) sesuai standar: in 0.10mm dan ex 0.20mm menggunakan feeler gauge. Jika setelah disetel suara masih ada, cek kondisi noken as (camshaft) dan pelatuk klep (rocker arm) apakah sudah aus.
Masalah Sistem Bahan Bakar Gear 125
Solusi: Periksa kondisi busi, apakah sudah hitam atau basah karena karbon. Bersihkan atau ganti busi setiap 8.000 km. Selain itu, pastikan filter udara tidak tersumbat debu karena akan menghambat pasokan oksigen ke ruang bakar. Jika busi dan filter udara bersih tapi masih susah hidup, periksa tekanan fuel pump, mungkin sudah waktunya dibersihkan filternya karena kotoran dari tangki.
