NJMX 135 Kopling / Non-Kopling Auto Clutch
Selalu gunakan spare part Yamaha yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Yamaha Jupiter varian Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed) tahun 2005 - 2015.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed):
Masalah Mesin Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Penyebab utama biasanya adalah air radiator yang jarang diganti atau kipas radiator yang macet. Pastikan rutin menguras air radiator (coolant) setiap 10.000 km. Jika suhu masih tinggi, cek fungsi thermostat; jika sudah tersumbat, sebaiknya dilepas atau diganti baru agar sirkulasi lancar. Jangan lupa cek tutup radiator, jika karetnya sudah getas, tekanan sistem pendingin tidak akan optimal.
Masalah Mesin Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Ini penyakit umum Jupiter MX karena tensioner rantai keteng (kamrat) yang lemah. Solusinya, ganti tensioner dengan yang baru atau gunakan tensioner manual jika ingin lebih awet. Namun, pastikan juga cek kondisi rantai keteng itu sendiri; jika sudah melar, wajib diganti satu set agar suara mesin kembali halus dan timing pengapian tidak bergeser.
Masalah Transmisi Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Masalah ini biasanya berasal dari plat penekan kopling yang sudah aus atau per kopling yang sudah lemah. Cek juga kabel kopling, pastikan tidak seret dan setelannya pas. Jika oper gigi masih keras, periksa kondisi stut kopling di bak mesin kanan, kadang sudah termakan atau aus sehingga tidak menekan sempurna.
Masalah Kelistrikan Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Sering terjadi karena kiprok (regulator) sudah mulai lemah atau ada kebocoran arus. Cek tegangan pengisian menggunakan multitester saat mesin menyala (harusnya di angka 13.5-14.5 Volt). Jika tegangan rendah, ganti kiprok dengan yang original. Pastikan juga jalur kabel dari spul ke kiprok tidak ada yang gosong atau terkelupas.
Masalah Sistem Pendingin Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Penyebab utamanya adalah seal water pump yang jebol atau as kipas radiator yang sudah tergores. Air radiator masuk ke ruang mesin melalui poros ini. Solusinya adalah bongkar bak mesin kanan, ganti mechanical seal dan oli seal water pump secara bersamaan. Jangan tunda karena jika dibiarkan, oli akan berubah warna jadi seperti kopi susu dan bisa merusak komponen mesin lainnya.
Masalah Mesin Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Bersihkan karburator secara menyeluruh terutama pada bagian main jet yang mungkin tersumbat kotoran. Jika sudah bersih tapi masih brebet, cek membran karburator (vakum). Jika ada lubang sekecil jarum sekalipun, membran harus diganti karena tidak akan bisa menarik jarum skep dengan sempurna saat gas ditarik tiba-tiba.
Masalah Suspensi Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Seal shock depan Jupiter MX memang agak rentan jika sering terkena debu dan jarang dibersihkan. Solusinya, ganti seal shock dengan yang original dan pastikan as shock tidak baret. Jika as shock sudah baret, percuma ganti seal karena akan bocor lagi. Isi oli shock dengan volume yang tepat sesuai manual book agar tidak terlalu keras atau terlalu lembek.
Masalah Pengereman Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Biasanya terjadi karena piston kaliper kotor terkena debu jalanan. Bongkar kaliper, bersihkan piston menggunakan cairan penetran atau amplas halus (jika ada kerak), lalu beri sedikit grease khusus rem. Pastikan slider (baut pemegang kaliper) bisa bergerak bebas agar kampas rem tidak habis sebelah.
Masalah Mesin Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Cek sistem choke manual atau otomatis. Pada Jupiter MX, seringkali kabel choke macet atau tidak menutup sempurna. Selain itu, setelan klep yang terlalu rapat bisa menyebabkan kompresi bocor saat mesin dingin. Lakukan penyetelan celah klep sesuai standar pabrikan (In: 0.10-0.14mm, Ex: 0.20-0.24mm) dalam kondisi mesin dingin.
Masalah Mesin Jupiter MX 135 (4-Speed & 5-Speed)
Solusi: Ini tandanya pembakaran tidak sempurna atau campuran bensin terlalu kaya (boros). Cek setelan angin di karburator atau kondisi filter udara yang mungkin sudah sangat kotor sehingga pasokan udara kurang. Jika setelan sudah pas tapi busi masih cepat hitam, kemungkinan besar ring piston sudah lemah, menyebabkan oli ikut terbakar di ruang bakar (ngebul tipis).
