Yamaha

Yamaha Lexi LX 155

Lexi LX 155 Anti-Lock Braking System / S Version


Trim:
Standard
Bodi:
Scooter
Assembly:
CKD

Spare Parts (Suku Cadang):

Selalu gunakan spare part Yamaha yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Yamaha LEXi varian Lexi LX 155 tahun 2024 - 2026.

Pilih Suku Cadang

Loading...

Loading...

Loading...

Loading...

Ad Loading...

Masalah

Masalah yang sering terjadi pada Lexi LX 155:

Masalah Mesin Lexi LX 155

Solusi: Ini biasanya berkaitan dengan adaptasi ECU atau suplai bahan bakar yang belum optimal. Langkah pertama adalah cek kondisi busi apakah ada tumpukan karbon, lalu lakukan reset ECU di bengkel resmi agar sensor-sensor kembali membaca parameter standar. Pastikan juga filter udara dalam kondisi bersih, karena mesin 155cc VVA sangat sensitif terhadap sirkulasi udara yang tersumbat.

+ +

Masalah Transmisi Lexi LX 155

Solusi: Bersihkan area mangkok ganda dan kampas ganda dari debu sisa gesekan. Jika masalah berlanjut, cek kondisi grease pada sliding sheave agar pergerakan pulley lancar. Gunakan teknik 'gosok' ringan pada permukaan kampas ganda menggunakan amplas kasar agar cengkeramannya kembali maksimal ke rumah kopling.

+ +

Masalah Kelistrikan Lexi LX 155

Solusi: Periksa soket utama lampu LED yang berada di balik cover depan, terkadang soket mengalami kendur akibat getaran atau terkena rembesan air saat mencuci motor. Jika soket bersih dan kencang namun masih kedip, segera bawa ke dealer karena sistem kelistrikan LED Lexi LX terintegrasi dengan modul, sehingga perlu pengecekan tegangan arus oleh teknisi.

+ +

Masalah Suspensi Lexi LX 155

Solusi: Yamaha Lexi LX memiliki karakter suspensi yang memang agak stiff untuk mendukung manuver. Jika dirasa terlalu keras, solusinya adalah mengganti shockbreaker aftermarket yang memiliki fitur preload atau rebound adjustable. Sebagai opsi murah, pastikan tekanan ban belakang sesuai spesifikasi (tidak terlalu keras) untuk membantu meredam benturan.

+ +

Masalah Sistem Pendingin Lexi LX 155

Solusi: Lakukan pengecekan pada tutup radiator (radiator cap), pastikan karet seal masih lentur dan tidak getas karena sering menjadi penyebab penguapan berlebih. Pastikan juga tidak ada kebocoran pada selang-selang pendingin. Lakukan kuras air radiator (flushing) setiap 12.000 km dan gunakan cairan coolant original agar tidak terjadi karat di dalam blok mesin.

+ +

Masalah Pengereman Lexi LX 155

Solusi: Ini biasanya indikasi ada angin palsu (air) di dalam sistem hidrolik. Lakukan bleeding minyak rem untuk membuang udara terjebak. Pastikan level minyak rem di reservoir master rem tidak berada di bawah garis 'low'. Jika kampas rem masih tebal tapi tetap terasa dalam, cek kondisi seal master rem apakah sudah aus atau bocor.

+ +

Masalah Body/Fitur Lexi LX 155

Solusi: Gunakan double tape busa atau karet tambahan pada bagian kaitan (klip) bodi yang renggang. Seringkali bunyi muncul karena baut pengunci kendor akibat getaran mesin 155cc yang cukup bertenaga. Kencangkan semua baut bodi secara merata dan pastikan tidak ada pengait plastik yang patah saat proses bongkar pasang.

+ +

Masalah Mesin Lexi LX 155

Solusi: Pastikan tegangan aki minimal berada di angka 12.4V. Lexi LX 155 menggunakan fitur Smart Motor Generator (SMG), jadi aki yang drop akan sangat berpengaruh pada proses starter. Jika aki sehat, cek sensor suhu mesin (ECT) di bengkel, karena jika sensor ini error, ECU tidak akan memberikan semprotan bahan bakar yang pas saat mesin dingin.

+ +

Masalah Transmisi Lexi LX 155

Solusi: Biasanya disebabkan oleh roller yang sudah peyang atau boshing pulley yang kering. Lakukan servis rutin CVT setiap 8.000-10.000 km. Ganti roller yang sudah tidak bulat sempurna dan berikan grease khusus CVT pada bagian yang membutuhkan pelumasan. Jangan gunakan grease biasa karena akan meleleh terkena suhu tinggi di area CVT.

+ +

Masalah Pengereman Lexi LX 155

Solusi: Lepas tromol belakang, lalu bersihkan debu kampas rem menggunakan kompresor atau pembersih rem (brake cleaner). Gosok permukaan kampas rem dengan amplas kasar untuk membuang lapisan yang mengeras (glazing). Berikan sedikit gemuk pada titik tumpu (pivot) tuas rem agar pergerakannya lancar dan tidak tersendat.

+ +

Catatan: Data mungkin kurang akurat, selalu konsultasikan dengan tenaga ahli atau layanan servis resmi. Harga tidak mengikat (online/offline) dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Data ID #187

Ad Loading...

Motor Yamaha Lainnya