Mio J YMJET-FI / Mio GT
Selalu gunakan spare part Yamaha yang asli dan resmi. Berikut list sparepart/suku candang resmi untuk Yamaha Mio varian Mio J & Mio GT (FI) tahun 2012 - 2015.
Pilih Suku Cadang

Masalah yang sering terjadi pada Mio J & Mio GT (FI):
Masalah Mesin Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Ini biasanya disebabkan oleh injektor yang kotor atau tekanan fuel pump yang lemah. Langkah pertama, lakukan pembersihan injektor menggunakan cairan cleaner khusus atau servis injeksi. Jika masih brebet, cek tekanan fuel pump dengan alat fuel pressure gauge; jika di bawah 35-40 psi, segera ganti rotak fuel pump agar aliran bensin kembali lancar.
Masalah Transmisi Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Masalah sejuta umat matic Yamaha ini berasal dari debu di rumah kopling ganda. Solusinya adalah melakukan servis CVT rutin dengan membersihkan debu menggunakan kompresor. Jika kampas ganda sudah tipis atau mengeras, lakukan pengamplasan pada permukaan kampas atau menggantinya dengan yang baru agar gigitan ke rumah kopling lebih maksimal.
Masalah Kelistrikan Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Cek bagian bendik starter (relay starter) dan kabel massa. Seringkali kabel massa yang menempel ke rangka motor berkarat atau kendor, sehingga arus tidak stabil. Bersihkan terminal kabel menggunakan ampelas halus, berikan cairan contact cleaner pada soket-soket, dan pastikan baut massa kencang. Jika bunyi 'tek-tek' tapi tidak ngangkat, ganti bendik starter.
Masalah Mesin Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Penyebab utama seringkali adalah sensor suhu (EOT - Engine Oil Temperature) yang mulai error atau pembacaan ECU yang tidak akurat. Coba lakukan reset ECU melalui bengkel resmi menggunakan alat diagnostic tool. Jika sensor EOT sudah tidak presisi, segera ganti dengan unit baru agar campuran bensin dan udara tetap ideal sesuai suhu mesin.
Masalah Transmisi Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Suara kasar biasanya datang dari roller yang sudah peyang atau bos-bosan rumah roller yang oblak. Bongkar blok CVT, periksa kondisi roller satu per satu. Jika sudah tidak bulat, segera ganti satu set roller dengan bobot standar. Jangan lupa beri sedikit grease (gemuk) khusus CVT pada bagian yang membutuhkan agar pergerakan tetap smooth.
Masalah Pengereman Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Biasanya ada angin palsu di dalam sistem hidrolik atau minyak rem sudah terkontaminasi air. Lakukan 'bleeding' atau kuras minyak rem lama sampai benar-benar bersih dan buang udara yang terjebak di dalam selang rem. Pastikan master rem tidak bocor dan gunakan minyak rem dengan spesifikasi DOT 3 atau DOT 4 sesuai rekomendasi pabrik.
Masalah Kelistrikan Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Kiprok (regulator) mulai lemah dalam menyuplai arus ke sistem lampu. Cek voltase pengisian menggunakan multitester; normalnya berada di rentang 13.5V - 14.5V saat digas. Jika di bawah itu, kiprok wajib diganti agar aki tidak cepat tekor dan pencahayaan lampu depan kembali terang saat mesin langsam.
Masalah Suspensi Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Oli shock depan mungkin sudah berkurang volumenya atau seal shock bocor sehingga rembesan oli keluar. Bongkar shock depan, kuras oli lamanya, lalu isi dengan oli shock baru sesuai takaran (ml) buku manual. Jika per shock sudah lemah atau melambat, disarankan mengganti per shock dengan yang baru agar bantingan kembali empuk.
Masalah Sistem Bahan Bakar Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Lakukan pembersihan tangki bensin setidaknya satu tahun sekali agar kotoran tidak mengendap di dasar. Jika motor sudah berumur, cek kondisi saringan bensin (filter fuel pump) yang ada di dalam tangki, seringkali filter ini hitam pekat karena kotoran, yang menghambat suplai BBM ke injektor.
Masalah Mesin Mio J & Mio GT (FI)
Solusi: Masalah ini berkaitan dengan ISC (Idle Speed Control) yang kotor. Lepas throttle body, bersihkan ISC dari kerak karbon menggunakan cleaner. Setelah bersih, lakukan kalibrasi ulang atau reset ECU agar ISC bisa membaca posisi bukaan gas saat langsam dengan tepat. Jika ISC macet total, penggantian unit adalah solusi terakhir.
